Monday, April 6, 2009

Masih Kosong

Beranjak pergi menghadapi angan yang tak ingin berhenti untuk dimimpi

Membuka lembar demi lembar buku kehidupan yang terlihat usang

Dapat apa?

Semuanya hilang, siap berlalu

Kedua alis terpaut, bosan dan jenuh

Apa?

Tak lepas dari itu hati ini bergetar, kecewa

Peluh ini menghempaskan senyum melihat lembar demi lembar buku kehidupan itu

Selembar terbuka hingga lembar terakhir

sempat terpana karena semua terasa sia-sia

Dapat apa?

Buku itu tertutup kembali, sedikit menghela napas dan terdiam

Dapat apa? tidak ada

Masih kosong.


poem by Dita Oktamaya

2 comments:

Erika said...

gapapa dit. kita berjuang bersama untuk UMB SNMPTN *ngasal, sok ngerti abis gue haha

dita oktamaya said...

to : Erika
hahahahah...bukan itu maksudnya rik...^^