Wednesday, July 8, 2009

Kau Begitu Berharga

Begitu banyak hal yang ingin kuraih,
ketika jaminan untuk bahagia hadir di antara hari-hariku

Aku bermimipi,
setelah ribuan peluh dan lelah membasuh ketidakberdayaan diri ini
menahan ego yang terpasung dalam sisi gelap kehidupan sepi

Dengan semangat yang tertanam dalam jutaan asa yang berbuah,
satu per satu...
mengingatkanku betapa pentingnya arti hadirmu,

Bagiku...
Bagi persahabatan kita...
Bagi dunia kecilku...
Bagi kita!

Dengan berbagai keceriaan yang terlewati di antara kita,
hari demi hari...
mengingatkanku bahwa dirimu bukanlah sebuah buku catatan usang semata
yang hanya dihiasi tulisan sederhana tanpa niatan untuk membuatmu ternoda oleh kata

kau lebih dari itu!

Kau adalah istana tempat berbagi,
ketika dunia terasa tak berharga

Kau adalah anugerah,
ketika kekosongan dan keheningan merasuk membayangi jiwa

Kau adalah kehidupan untuk dunia kecil yang tak berwujud nyata
kau begitu berharga, setidaknya untuk penulis sederhana sepertiku



Poem by Dita Oktamaya

Tuesday, July 7, 2009

Aku Mencari

Aku dalam perjalanan mencari mimpi
menahan setiap ego yang memaksa untuk menyerah dan meninggalkan
mengubur setiap kesedihan ketika sepi membayang

Aku dalam perjalanan meraih mimpi
bertemu ribuan pasang mata yang memberikan asa untuk berdiri
meyakinkan hati untuk tetap berada dalam jalur penerang hati

Aku dalam perjalanan mencari jati diri
sulit hingga terasa airmata membanjiri
ketika kegagalan memaksa untuk menangisi hati yang tersakiti

Aku sedang mencari,
dengan ribuan kekuatan untuk mendapat bahagia dari cita yang tulus dan murni

Aku di sini,
mencari mimpiku yang tak pernah hilang namun jauh membayang, pasti



Poem by Dita Oktamaya

Saturday, July 4, 2009

Crybaby?


Hai, apa kabar kalian? Lama tidak jumpa dan memiliki diskusi yang mengasyikan seperti biasanya. Baik-baikkah kalian di sana?

Maaf sudah beberapa hari ini saya tidak mengisi postingan seperti biasanya, beberapa hari lalu saya dinyatakan menderita gejala demam berdarah yang mengharuskan saya untuk selalu minum air mineral dan jus jambu hingga kembung, darah saya diambil dengan paksa lewat jarum suntik yang jujur saya sangat takuti, penyakit itu juga memaksa saya untuk beristirahat tak bergerak di atas tempat tidur, saya benci sakit! karena saya merasa telah menjadi manusia paling tidak berguna ketika sakit. T.T

Tetapi, syukurlah sekarang kondisi saya sudah membaik dan empat hari yang lalu pun saya mengunjungi Yogyakarta, untuk mengikuti tes TOEFL yang diadakan oleh kampus saya. Untuk informasi saja, saya mulai menetap di Yogyakarta awal bulan Agustus nanti, doakan saja agar segalanya berjalan dengan lancar, Amin.

Empat hari di Yogyakarta mempertemukan saya dengan teman-teman baru, mereka sangat baik dan semoga saja dapat dengan apa adanya menerima saya menjadi teman mereka.

Saya juga bertemu dengan seorang senior saya (angkatan 2008, beda satu tahun dari saya) di fakultas ilmu budaya jurusan Bahasa Korea, seorang gadis berjilbab yang membuat saya sulit dan berat untuk meninggalkan Yogyakarta selama sebulan ini. Saya sudah menganggapnya seperti kakak saya, kakak kesayangan saya selama di Yogyakarta. Well, untuk lebih lanjutnya saya akan menceritakan tentang dia di postingan berikutnya, tunggu saja ya.

Baiklah, keberatankah kalian jika saya mengajak kalian untuk flashback ke awal tahun kamarin ini??

Saat itu saya takut menghadapi segala kewajiban-kewajiban baru di tahun 2009 sebagai seorang generasi muda Indonesia, sebagai seorang wanita dewasa, sebagai seorang yang lebih baik dan mandiri, saya takut dengan berbagai keharusan saya untuk menjadi manusia lebih baik.

Saya takut ketika membayangkan saya tidak dapat menjadi manusia yang bermanfaat bagi manusia lain, saya takut jika saya tidak dapat memenuhi kewajiban saya sebagai seorang manusia sebagaimana mestinya, kepada Tuhan saya, kepada sesama makhluk Tuhan yang hidup di dunia ini.

Begitu banyak ketakutan saya di awal tahun kemarin karena begitu banyak ujian yang akan saya hadapi sebagai seorang pelajar, sebagai seorang wanita dewasa kelak, sebagai seorang anak yang memiliki kewajiban untuk membanggakan kedua orangtuanya, sebagai seorang teman yang baik dan manusia yang berguna.

Namun, sekarang, saat ini ketika saya sedang mematut diri di depan cermin dan merenung tentang hal yang telah banyak saya lalui di belakang, saya ternyata telah berada di sini, pada waktu dimana banyak hal dan kewajiban saya telah terpenuhi dengan baik. Saya lega, sungguh sangat lega dan tak pernah berhenti bersyukur kepada Tuhan saya, cengeng ya? Mungkin, tetapi tak apa jika cengeng kepada pencipta sendiri, bukan? :)

Banyak permintaan untuk memberitahu berapa nilai saya di ujian nasional kemarin, sejujurnya bagi saya cukup memuaskan, setidaknya nilai-nilai itu dapat membuat kedua orangtua saya tersenyum lebar :)

Saya adalah siswi jurusan ilmu pengetahuan sosial saat di sekolah menengah atas, maka nilai yang saya dapat dan diujikan dalam ujian nasional adalah nilai dari mata pelajaran pokok saya di bidang studi itu, berikut nilai-nilai saya :

Bahasa Indonesia : 8.40
Bahasa Inggris : 8.20
Matematika : 8.25
Ekonomi : 6.50
Sosiologi : 8.25
Geografi : 9.25

Ekonomi adalah mata pelajaran yang mendapat nilai diluar target saya karena begitu gemarnya saya dengan ekonomi, tetapi biarlah, syukur itu wajib diucapkan, Alhamdulillah saya lulus :)

Dan saat ini saya terdaftar sebagai seorang mahasiswi jurusan Bahasa Korea, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Saya benar-benar bersyukur, target tahun ini banyak yang terpenuhi dengan baik (termasuk menurunkan berat badan sebanyak 8kg). Resolusi tiap tahun memang seharusnya dari dulu saya jalankan, terima kasih Tuhan :)

Saya sering menatap langit saat waktu senggang, melihat gerembulan awan dan birunya langit yang selalu menjadi kesukaan saya setiap merenung di atap rumah. Kehidupan ini masih terlalu panjang untuk merasa puas sesaat, kata orang di atas langit masih ada langit, benarkah? Mungkin.

Namun, yang saya tahu di atas langit terdapat atmosfer pelindung bumi dan setelahnya terdapat bermacam-macam benda langit yang sangat pantas untuk dikagumi.

Bagi saya, atmosfer itu bagaikan orangtua saya yang selalu melindungi saya, yang selalu mengingatkan saya untuk tetap berada di bumi ketika rasa puas membelai saya untuk menjadi tinggi hati.

Benda-benda langit itu bagaikan mimpi-mimpi saya di hari depan, begitu banyak mimpi yang indah yang tidak hanya ingin saya kagumi, tetapi ingin saya raih.

Benda langit dan indahnya awan yang berjalan beriringan akan selalu berada di sana, seperti mimpi-mimpi saya. Bedanya, jika awan dan langit itu sulit saya raih, saya tidak akan menghentikan langkah untuk meraih mimpi-mimpi saya.

Untuk merasakan bahagia, maka bermimpilah! Karena manusia butuh bermimpi untuk melanjutkan hidupnya. Keep health and stay unique all :)


By Dita Oktamaya

Wednesday, June 17, 2009

Berarti

Memeluk sinar mentari penghias cakrawala pagi
tergelitik oleh dinginnya angin yang berbisik
kaki ini berjalan, tertatih
melangkah perlahan namun pasti

Dengan mimpi dan harapan
dengan doa dan cita yang suci

tawa jenaka...
tangis haru...
serta asa yang membuka hati, berjalan beriringan
seperti angin, semua dilakukan tanpa disadari

kenakalan pada masa remaja terkenang kembali
percayalah kenangan ini takkan terganti

karena...

di atas semua peluh yang melelahkan diri
awal perjalanan ini sungguh berarti


-----

NB : Dedicated to all of my senior high school's friends, you're always on my mind!


Poem by Dita Oktamaya

Monday, June 8, 2009

Inspirasi?

Wonder Girls



Sudah lama tidak menulis blog, apa kabar? Rindu saya? :)
Well, sebenarnya banyak yang terdapat dalam pikiran saya ingin saya bagi kepada kalian, tapi saya tidak mungkin membicarakannya dalam satu waktu :)

Bagaimana jika kita membicarakan tentang inspirasi?

Apa kalian memiliki seseorang yang dijadikan inspirasi? Orang yang nantinya ingin kalian temui, berbincang-bincang, menjadikan teman diskusi yang asik? Selain Orangtua, tentunya. Jika kalian bertanya pada saya, saya punya.

Mereka adalah salah satu inspirasi saya dalam menulis, tidak banyak, hanya lima orang gadis dalam satu group vokal wanita. Wonder Girls. Mereka berasal dari Korea Selatan (saya lebih dulu menyukai negara ini dibandingkan dengan mereka sendiri).

Mereka adalah Min Sun Ye (ketua/vokal), Park Ye Eun (vokal), Kim Yu Bin (rapper/vokal), Sun Mi (vokal), An So Hee (Vokal). Mereka memiliki keunikan dan kelembutan pribadi masing-masing. Di situlah letak kekaguman saya kepada mereka.




Min Sun Ye (Leader Min/Mommy)

Saat pertama kali melihat penampilan mereka dengan lagu "Tell Me", saya sangat menyukai dia yang baru saya ketahui ternyata adalah ketua dari group vokal ini. Ketua yang sungguh bijaksana dan selalu merasa harus ada di belakang untuk memastikan bahwa para anggotanya dalam keadaan baik-baik saja. Saya sangat terinspirasi olehnya karena jika dibandingkan dengan yang lainnya (Yu Bin dan Ye Eun), Sun Ye (panggilannya) dapat dibilang berusia lebih muda, tetapi cukup dewasa dalam memimpin (panggilannya adalah mommy dan itu adalah merupakan panggilan teman-teman saya untuk saya, miripkah? ^6^). Orang yang paling disayangi dalam kehidupan sederhananya adalah sang nenek karena dukungan sang nenek itulah dia dapat meraih impiannya menjadi seorang penyanyi. Banyak cerita dan nasehat-nasehat Min Sun Ye yang menjadi inspirasi dalam hidup saya, banyak hal-hal kecil dilakukannya yang membuat saya tersentuh dan menangis. Dia tidak pernah berbicara kepada para wonderful (sebutan untuk fans mereka) secara langsung (basa-basi), tetapi dia selalu mengangkat kedua jari jempolnya dan tersenyum setiap akhir penampilan mereka di atas panggung, seolah berkata :
"Terima kasih atas dukungan kalian, You're wonderful!"




Park Ye Eun (Daddy)

Jika Min Sun Ye adalah Mommy, maka Park Ye Eun adalah Daddy dalam group vokal ini. Dia mungkin "the dirtiest" member in this group (karena sering kali ketika selesai melakukan workout menggunakan trademill, dengan peluh yang membasuh sekujur tubuhnya, dia akan selalu tertidur!), tetapi dia adalah orang yang sangat down-to-earth and smart! Dialah gadis luar biasa yang melakukan segala sesuatunya dengan biasa. She is star and always is. Tetapi jangan harap dia akan memakai make up ketika mengikuti kelas di kuliahnya, jangan harap dia akan membawa manajernya untuk senantiasa memenuhi kebutuhannya ketika mengikuti pelajaran di kampusnya, jangan harap dia meminta diantar-jemput ke kampusnya karena dia akan lebih memilih untuk naik bus bersama teman-temannya. Dia sangat menyukai makan (dan begitupun saya, mirip jugakah dengan saya? ^6^). Dialah orang yang selalu berada di tengah malam, membuka jendela pada balkon kamarnya dan menyapa para fans (fanatik) yang masih berada di luar yang menyempatkan waktu untuk menunggu (diusir? ^6^). Park Ye Eun adalah anggota yang sering sekali mengatakan : "Kalian sudah makan?" kepada fans, dan jika para fans mengatakan belum makan dia akan terlihat sangat khawatir, dan ya dialah orang yang selalu membeli roti dan air minum untuk dibagikan kepada fansnya, dan inilah yang membuat saya tersentuh (kalian tidak saling kenal, kan?)




Kim Yu Bin (Sister All the Way)

Dia adalah orang ter"coklat" di group vokal wanita ini. Orang yang tertua (21 tahun ini jika dihitung berdasarkan kelahirannya, tahun 1988). Suaranya sangat berat dan indah, saat weekend, satu-satunya orang yang pasti ditemui dalam asrama adalah dirinya. Jika anggota lainnya menghabiskan waktu bersama keluarga di luar (karena hari-hari biasa mereka akan ditempatkan dalam satu rumah, asrama, jarang bertemu keluarga karena kesibukan pekerjaan dan jadwal yang padat), maka dia akan tinggal sendirian di asrama, memandang foto keluarganya yang seluruhnya berada di luar Korea Selatan. Dia adalah orang yang mudah sekali tersentuh dengan kepolosan anak kecil, ia pun pernah mencium bibir seorang anak kecil berumur empat tahun (budaya korea selatan mungkin, saat melihat anak kecil yang lugu dan lucu, tentu saja jika kalian diperkenalkan), anak kecil itu menarikan dan menyanyikan lagu-lagu wonder girls, sungguh menggemaskan! Yu Bin adalah orang yang selalu menyebutkan "wonderful" ketika menerima suatu penghargaan. Dia juga tergolong gadis yang tomboy namun feminin (sekali lagi, saya pun juga begitu, jujur saja, mirip jugakah dia dengan saya? ^6^)




Sun Mi (4 - D Alien)

Sun Mi lebih muda dari saya, jika tahun ini saya 18 tahun (kelahiran 1991), maka dia 17 tahun (kelahiran 1992). Banyak orang selalu bertanya-tanya tentang nama panjangnya (karena biasanya, nama korea terdapat tiga kata, contohnya seperti Min Sun Ye, tetapi Sun Mi hanya dua kata). Dia adalah gadis yang paling ceria dan paling cerewet di group vokal wanita ini, suaranya yang khas akan membuat kalian menyangka bahwa dia adalah salah satu penyanyi dalam soundtrack manga (film kartun jepang). Sebutannya adalah 4-D Alien karena banyak hal yang dikatakan dan dipikirkannya hanya dia saja yang mengerti, contohnya dia akan tiba-tiba berkata :
"Lets do our best to save the earth!" dan memperagakan seperti pahlawan-pahlawan di film fantasi (baiklah, mungkin ini memang bukan hal yang baik dilakukan, tetapi jujur, saya pun sering melakukan itu dan membuat teman-teman saya memandang saya heran kemudian tertawa). Jujur, membuat orang lain tertawa dan bahagia adalah hal yang paling saya sukai, begitupun Sun Mi (bukan bermaksud menyamakan, tetapi kali ini kalian tidak bisa mengalihkan topik lagi, mirip juga kah dia dengan saya? ^6^)




An So Hee (Baby)

Dia memiliki umur yang sama dengan Sun Mi dan otomatis dia lebih muda dari saya. Namanya An So Hee, tetapi banyak orang menulisnya dengan Ahn Soo Hee. Jika dilihat dari hangul (huruf korea) dapat dituliskan An So Hee, begitulah. So Hee adalah anggota yang paling muda (berbeda satu bulan saja dengan Sun Mi, tetapi di korea selatan perbedaan umur harus selalu dijunjung tinggi berapa pun perbedaannya, bahkan satu detik! Bukan kembar, pastinya). Dia terlihat sangat jutek ketika memandang sekeliling karena matanya yang paling sipit dan pipinya yang gembul di antara para anggota lainnya dan tidak ada kata-kata yang dikeluarkannya begitu saja. Baru saya tahu ternyata baru-baru ini orangtuanya bercerai, tetapi dia tidak pernah menunjukkan kesedihannya ketika sedang bekerja (tampil di televisi atau acara off air lainnya, cukup professional). So Hee adalah orang yang jarang sekali berbicara, jika tampil di televisi (selain sedang interview, tentunya). Dia akan selalu terlihat malu-malu dan kebingungan, dia akan selalu berada di samping Sun Ye jika itu terjadi, menjadi satu dalam sebuah group vokal wanita menjadikan mereka saling melengkapi seperti saudara satu sama lainnya. So Hee adalah gadis kecil yang mandiri, pernah suatu ketika saat sedang mengambil adegan mengendarai motor dalam sebuah film, So Hee terjatuh dari motor. Dia tidak menangis dan tidak terlihat ketakutan ketika peristiwa itu terjadi, padahal luka yang diderita cukup parah. Dia tidak mengatakan apa-apa, melainkan pergi ke toilet dan membersihkan luka itu sendirian. So Hee merupakan orang yang extrovert (jarang terbuka kepada banyak orang), dia sering terlihat tertawa dan senang di luar penampilannya, tetapi jarang ada yang tahu isi hatinya yang sebenarnya (bukan munafik). Dan sekali lagi, jika memikirkan hal-hal yang telah saya lalui pada masa lalu kemarin, kepribadian So Hee cukup banyak menggambarkan saya. Bukan ingin menyamakan lagi, tetapi itulah manusia, bukan?

Banyak pelajaran yang saya dapatkan dari para anggota Wonder Girls (WG) itu. Cukup membuat saya berpikir bahwa saya telah menemukan lima orang yang kepribadiannya berkumpul menjadi satu dan jadilah saya saat ini. Mereka sungguh menginspirasikan saya dengan berbagai macam hal. Ingin sekali suatu saat saya mendapat kesempatan untuk berbincang-bincang dengan mereka, sekedar bertukar pengalaman lucu ataupun pahit, menghabiskan waktu bersama, mengambil foto bersama, mengerjakan suatu proyek bersama.

Kedengarannya sangat bermimpi ya? Begitulah. Mimpi ini terus saya simpan hingga nanti saya bertemu mereka, hingga nanti mereka tidak memiliki tenaga untuk mendengar mimpi-mimpi saya lagi dan pada akhirnya mewujudkannya menjadi nyata. Mereka adalah salah satu inspirasi saya dalam menjalani hidup. Mereka memang "siapa-siapa" sehingga saya mengidolakan mereka dan menjadikan mereka inspirasi saya. Norak sekali rasanya, bukan? Tetapi itulah yang menjadi motivasi saya untuk terus berkarya dan menjadi "siapa-siapa" seperti mereka, hingga mungkin suatu saat posisi kami berbalik dan mereka akan berkata, kami banyak belajar dari Dita Oktamaya.


Inilah mereka menggunakan pakaian tradisional korea selatan (hanbok) :



Mereka dalam suatu video clip mereka, good job girls:




Dan Ini salah satu lagu favorite saya dari mereka, Park Ye Eun (Daddy) has compossed this song :




NB : Dedicated to Wonder Girls, thanks for everything which you all never gave to me face-to-face. You all wonderful, you know? So, keep it up, because there are so many people love, adore, and want to meet you, just like me. Good job girls, i'm not your fan, ok? I'm your "friend". I'll always be with you like friend do :)



By Dita Oktamaya

Tuesday, June 2, 2009

Jalan Untukku

Aku terpaku, terdiam memikirkan begitu banyak hal indah yang akan kuhadapi di masa depan nanti. Terpenjara dalam ribuan tanya tentang kehidupan yang ku alami. Kemudian aku menatap lurus ke depan, terbayang seolah-olah Allah berada di hadapanku dan berkata :

"Ini jalan yang Aku pilihkan untukmu, naikkan derajatmu setinggi langit yg Kuciptakan, sejauh matamu memandang, sesederhana dirimu di hadapanKu. Karena Aku tahu sesungguhnya kau akan kembali padaKu seperti apapun bentukmu."

Muliakan ciptaanMu ini Ya Allah. Amin



By Dita Oktamaya

Saturday, May 30, 2009

Simple Compliment for My Dear Friend, Tuti


me and her long time ago


Seorang teman meminta saya untuk membuat sebuah account di suatu situs pertemanan yang sangat terkenal, sedikit pusing karena begitu banyak situs pertemanan yang saya ikuti, tetapi tidak mengurusnya dengan keseluruhan.

Beberapa bulan yang lalu saat sedang menghabiskan masa liburan dengan menonton film bersama di bioskop, teman saya yang meminta saya untuk membuat account di situs pertemanan itu mengatakan bahwa dia dapat memainkan lagu dengan piano, lagu yang menjadi favorit saya dan menjadikan saya penikmat musik classic sejati (berlebihan memang), Canon. Saya memintanya untuk bermain di depan wajah saya, tetapi kemudian dia malah mengundang saya ke rumahnya. Saya bersemangat mendengar undangannya, tetapi tidak berjanji untuk melakukannya dan sampai saat ini saya belum memiiki kesempatan untuk berkunjung ke rumahnya yang dapat dikatakan cukup jauh dari tempat tinggal saya. Maaf ya :(

Kemudian beberapa hari yang lalu, dia mengatakan bahwa dia merekam saat di mana dia bermain piano dalam sebuah video pendek. Dan mengatakan bahwa dia meng-upload video itu di situs pertemanan yang kami buat beberapa bulan sebelumnya. Awalnya, ketika saya membuat account di situs pertemanan itu, saya tidak tahu untuk apa dan berniat untuk menghapus account itu, tetapi ketika dia mengatakan bahwa dia meng-upload video itu, saya menjadi tahu tujuan saya membuat account itu, untuk dia.

Saya mencoba membuka account di situs pertemanan itu (sudah cukup lama tidak terurus) dan mencoba membuka video-nya :

Canon (lagu classic favorit saya) :



canon in C major




dan ini adalah lagu yang menjadi salah satu lagu favorit saya dalam K-POP atau korea pop, lagu ini menggambarkan pertemanan antara kami dan kami berdua menyukainya


proud




Dia membuat saya menangis saat menonton video itu, rasanya ingin memeluknya karena sudah cukup lama kami tidak bertemu, terima kasih atas permainanmu, Ti. That was great job, my talented girl!


NB : Suatu hari nanti kita manggung di Seoul ya, Ti. Gue akan bernyanyi dengan bagus dan lo kan memainkan piano dengan indah, nothing is impossible, right? :)


by Dita Oktamaya